DIAM


DIAM
Kebanyakan orang yang diam itu berarti tidak peduli, tapi berbeda denganmu. Kediamanmu berarti perhatian, memperhatikan masalah yang tengah terjadi di antara kita. Kediamanmu adalah pengertian, mengerti apa yang terbaik untuk saat ini.
Namun, aku tidak bisa menerima perlakuan itu. Aku selalu takut kehilanganmu. Takut kamu tak akan lagi menyapaku dengan hangatnya senyumanmu.  Aku selalu takut akan hal itu. Karena aku begitu menyebalkan dan begitu melelahkan. Aku terlalu manja dan pencemburu.
Aku hanya mau kamu mengerti aku, bukan orang lain, tidak untuk orang lain. Aku hanya ingin kamu lebih memperhatikanku, hanya aku, bukan orang lain, dan tidak untuk orang lain. Karena aku adalah kekasihmu, bukan orang lain.
Maka, aku mohon katakan suka saat kamu merasa suka, katakan senang saat kamu merasa senang, dan katakan bahagia jika kamu merasa bahagia. Begitu juga saat kamu lelah, katakan lelah. Saat kamu sedih, katakan sedih. Dan tidak suka jika kamu memang tidak suka.
Karena aku bukan siapa-siapa. Aku adalah kekasihmu, bagian dari hidupmu. Maka, untuk apa kamu terdiam sendiri???? J
Aku hampir mati karena hal itu. Aku merasa seperti bunga matahari yang dipindahkan kedalam ruang gelap dan tak bisa melihat mataharinya. Itu sangat menyedihkan, aku merasa berada di ruang hampa dan tidak bisa bernafas.
Aku mencintaimu. Jadi, maukah kamu berbagi denganku?
Berbagi suka, duka, sedih, senang, susah dan bahagia kita bersama.
Semua masalah, bisakah kamu menceritakannya padaku?
Sekarang saatnya mengabaikan keegoisanmu dalam diam. Karena aku disini membutuhkanmu, selalu menantimu, selalu merindukanmu, selalu mengharapkanmu ada bersamaku...

22-3-2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar